JIPS - Jakarta International Pet Show

JIPS PRESS & MEDIA

NEWS & MEDIA

Dapatkan kabar terkini, siaran pers resmi, serta liputan media seputar Jakarta International Pet Show (JIPS)!

7 Manfaat Pelihara Kucing untuk Kesehatan Tubuh
article
09 Jun 2026

7 Manfaat Pelihara Kucing untuk Kesehatan Tubuh

Jakarta, CNBC Indonesia - Hewan peliharaan di rumah ternyata tidak hanya bisa menjadi teman yang setia, tapi juga bisa membawa manfaat kesehatan bagi pemiliknya. Hal ini bahkan sudah dibuktikan dalam sejumlah penelitian. Berikut adalah 7 manfaat memiliki hewan peliharaan menurut sejumlah studi:1. Menurunkan Tekanan Darah TinggiHasil penelitian di Australia yang melibatkan 5741 subjek menemukan bahwa pemilik hewan peliharaan cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan dengan profil sosioekonomi dan indeks massa tubuh yang sama.2. Menurunkan StresMenyentuh atau memeluk kucing bisa merangsang pelepasan endorfin, hormon alami yang mengurangi sensasi nyeri dan meningkatkan suasana hati. Selain itu, merawat kucing dan bermain dengannya dapat memberikan kesempatan untuk aktivitas fisik, yang dapat meningkatkan tingkat energi dan membantu mengurangi gejala fisik stres.3. Menurunkan Risiko Penyakit JantungMemelihara kucing juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Studi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Universitas Minnesota, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang-orang yang tidak memelihara kucing memiliki risiko meninggal dunia terkena penyakit jantung sekitar 30-40% dibandingkan orang yang memelihara kucing.Studi ini melakukan pengamatan selama satu dekade (10 tahun) dengan sampel pengamatan sebanyak 4.435 orang.4. Membantu Anak Penderita AutismeSebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Missouri, Amerika Serikat, menunjukkan interaksi sosial anak penderita autisme mengalami peningkatan signifikan ketika mereka dikelilingi oleh hewan peliharaan.Hampir setengah dari jumlah keluarga yang diteliti memiliki kucing sebagai hewan peliharaan. Orang tua dalam keluarga-keluarga tersebut melaporkan adanya ikatan emosional yang kuat antara mereka dan anak-anak mereka.5. Menyembuhkan Nyeri Tulang, Sendi, dan OtotKucing sering kali mengeluarkan suara seperti mendengkur atau sering disebut purring. Suara dengkuran ini memiliki kemampuan penyembuhan bagi nyeri tulang dan otot manusia. Ini terkait dengan frekuensi getaran dengkuran kucing yang berada pada kisaran 20-140 hz.6. Membantu Kesehatan MentalBerinteraksi dengan hewan peliharaan, termasuk kucing, bisa memicu pelepasan hormon oksitosin dalam tubuh manusia. Hormon oksitosin sering disebut sebagai hormon cinta dan koneksi sosial.Riset mengungkapkan bahwa saat seseorang berinteraksi dengan kucing, terjadi peningkatan kadar oksitosin dalam darah. Ini dapat berkontribusi pada peningkatan perasaan relaksasi dan kebahagiaan.Penelitian yang dilakukan oleh Allen et al. (2020) menunjukkan bahwa bermain dengan kucing selama sesi terapi dapat mengurangi tingkat kortisol dan hormon stres dalam tubuh manusia.Para partisipan yang berinteraksi dengan kucing mengalami penurunan signifikan dalam tingkat kecemasan dan merasa lebih rileks. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan kucing dapat membantu menurunkan respons stres dan mengurangi tekanan psikologis yang dirasakan.7. Meningkatkan Sistem Kekebalan TubuhMemelihara kucing bisa membantu melindungi anak-anak dari risiko sejumlah penyakit, seperti infeksi, alergi, dan gangguan pernapasan.Penelitian terhadap anjing dan kucing menunjukkan bahwa anak-anak yang berinteraksi dengan kedua hewan peliharaan ini sejak usia dini memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, terutama dalam menghadapi gangguan pernapasan.Tips Agar Manfaat Hewan Peliharaan Lebih OptimalMeski memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, pemilik tetap perlu merawat hewan peliharaan dengan baik agar hubungan yang terjalin memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak. Berikut beberapa tips sederhana:Luangkan waktu bermain setiap hari untuk membangun ikatan emosional dan membantu mengurangi stres.Jaga kebersihan kandang, tempat makan, dan area bermain guna mencegah penyebaran bakteri atau parasit.Berikan makanan bergizi sesuai kebutuhan hewan agar kesehatannya tetap terjaga.Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan serta pastikan vaksinasi dan perawatan kesehatan terpenuhi.Cuci tangan setelah memegang hewan peliharaan, terutama sebelum makan atau menyentuh wajah.Perhatikan kenyamanan hewan dengan menyediakan tempat istirahat yang aman dan tenang.Libatkan anak-anak dalam merawat hewan peliharaan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan empati sejak dini.Dengan perawatan yang tepat, hewan peliharaan tidak hanya menjadi teman setia di rumah, tetapi juga dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental seluruh anggota keluarga.Artikel Selengkapnya: CNBC Indonesia

Baca Artikel âž”
Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet Lebih Beragam dan Interaktif
press-release
02 Jun 2026

Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet Lebih Beragam dan Interaktif

Jakarta, 2 Juni 2026 – Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 akan kembali hadir pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK 2. Diselenggarakan oleh Mavic Dyandra Internasional, JIPS 2026 siap menghadirkan pengalaman pameran hewan peliharaan yang lebih beragam dan interaktif.Mengusung tema “Diverse Pet”, JIPS 2026 hadir sebagai wadah yang merayakan keberagaman dunia hewan peliharaan, mulai dari anjing, kucing, burung, reptil, hingga berbagai hewan eksotis lainnya. Tidak hanya menjadi ajang pameran dan hiburan, JIPS juga mengusung misi untuk mendorong edukasi, memperkuat komunitas, serta mendukung pertumbuhan industri hewan peliharaan di Indonesia yang terus berkembang dari tahun ke tahun.General Manager Mavic Dyandra Internasional, Bunga Swastika Putri, mengatakan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap hewan peliharaan menunjukkan bahwa industri pet kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern. Melalui JIPS 2026, pihaknya ingin menghadirkan sebuah platform yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh ekosistem pet dalam satu event.“Tren kepemilikan hewan peliharaan di Indonesia terus berkembang dan tidak lagi sebatas hobi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup serta anggota keluarga bagi banyak masyarakat. Melalui JIPS 2026, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang tidak hanya mempertemukan pecinta hewan peliharaan dengan berbagai produk dan layanan terbaik, tetapi juga mendorong edukasi, memperkuat komunitas, serta mendukung pertumbuhan industri pet yang semakin dinamis di Indonesia,” ujar Bunga.Project Director JIPS 2026, Adhika Arthaparty, menambahkan bahwa JIPS tahun ini menargetkan lebih dari 20.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap dunia hewan peliharaan yang terus meningkat menjadi salah satu faktor optimisme terhadap penyelenggaraan JIPS 2026.“Melihat perkembangan industri pet dan antusiasme komunitas yang terus tumbuh setiap tahunnya, kami optimistis JIPS 2026 dapat menarik lebih dari 20.000 pengunjung. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lengkap dari sisi pameran dan program, serta menyenangkan dan inklusif bagi seluruh kalangan, mulai dari komunitas, keluarga, hingga masyarakat umum,” ujar Adhika.JIPS 2026 akan menghadirkan berbagai brand dari beragam kategori industri pet, mulai dari makanan hewan, kesehatan, aksesoris, habitat, hingga berbagai kebutuhan gaya hidup hewan peliharaan. Selain area pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai program menarik yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif dan edukatif.Deretan Program JIPS 2026: Program Family Attraction, Competition, Educational, hingga Lifestyle Experience.Bagi keluarga dan anak-anak, JIPS 2026 juga menyiapkan Mini Zoo by deHakims yang menampilkan berbagai koleksi binatang edukatif milik Irfan Hakim, seperti kapibara, binturong, burung eksotis, sapi, dan sejumlah hewan lainnya. Area ini tidak hanya menjadi ruang interaksi hewan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai habitat dan karakteristik masing-masing hewan, termasuk beberapa hewan unik yang jarang ditemui masyarakat.Selain itu, Jagat Satwa Nusantara juga akan menghadirkan berbagai satwa edukatif seperti Kakatua Raja, Sanca Albino, Kambing Mini, serta beragam hewan lainnya. Sementara itu, Animalium turut membawa Elang Harris, Iguana Merah, Kucing Savannah, dan koleksi satwa menarik lainnya untuk memperluas pengalaman pengunjung dalam mengenal dunia hewan dari lebih dekat.Beralih ke kategori kompetisi, JIPS 2026 menghadirkan Ninja Dog Warrior dan Fun Dog Agility, kompetisi ketangkasan bagi anjing dan pemiliknya melalui berbagai rintangan yang menguji kelincahan, fokus, serta koordinasi. Kedua kegiatan ini juga terbuka untuk publik, sehingga dapat diikuti tidak hanya oleh peserta profesional, tetapi juga para pecinta anjing bersama anabul mereka.Perhatian pecinta reptil turut tertuju pada Morphvolution yang kembali digelar bersama Reptvolution. Program ini menggabungkan pameran kebutuhan reptil dan kompetisi gecko dalam satu area yang mempertemukan breeder, komunitas reptil, hingga pecinta hewan eksotis dari berbagai daerah. Pada JIPS 2026, Morphvolution membuka 17 kategori kompetisi dengan total prize pool sebesar Rp 19.000.000, mulai dari kategori Tangerino, Super Snow, hingga Patternless.Di sisi edukasi, JIPS 2026 menghadirkan Pet Awareness & Welfare in School (PAWS) yang mengajak masyarakat memahami perawatan hewan peliharaan serta pentingnya kesejahteraan hewan. Aktivitas edukatif lainnya hadir melalui Heroes on Four Paws yang menghadirkan berbagai talkshow bersama Direktorat Polisi Satwa, SAR DOG Indonesia, serta para praktisi dan tokoh di dunia hewan untuk membahas peran hewan dalam masyarakat, aksi penyelamatan, hingga edukasi keselamatan hewan.JIPS 2026 akan semakin semarak melalui berbagai penampilan dan aktivitas komunitas. Pada Opening Ceremony, pengunjung dapat menyaksikan penampilan spesial dari Genji Glory bersama Choir Yayasan Rumah Singgah Kasih Ampera. Penampilan mereka akan berlanjut dalam JIPS Parade bersama Sobat Maby, komunitas pecinta hewan peliharaan.Pengalaman mengenal dunia kucing juga akan semakin lengkap melalui Cat Museum by Radhiyan Pet & Care. Zona edukatif ini menghadirkan berbagai ras kucing langka dan eksotis dari berbagai belahan dunia, sehingga pengunjung dapat mengenal keunikan setiap ras lebih dekat, berinteraksi secara langsung, serta memperoleh wawasan menarik seputar dunia kucing.JIPS 2026 turut menghadirkan aktivitas yang mengangkat interaksi antara pemilik dan hewan dalam suasana yang lebih santai melalui Yoga with Pets dan Cooking Class yang pet-friendly. Kedua kegiatan ini dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi pemilik dan hewan peliharaan melalui aktivitas yang dapat diikuti komunitas maupun pengunjung umum.Menjelang penyelenggaraannya, tiket JIPS 2026 sudah dapat diperoleh dengan harga Rp 25.000. Informasi lebih lanjut mengenai program, kompetisi, dan pembelian tiket dapat diakses melalui akun Instagram resmi @jips_id serta website resmi jakartainternationalpetshow.co.id.

Baca Artikel âž”
Terbukti Ilmiah, Ini 7 Manfaat Pelihara Kucing bagi Kesehatan
article
24 May 2026

Terbukti Ilmiah, Ini 7 Manfaat Pelihara Kucing bagi Kesehatan

Jakarta, CNBC Indonesia — Memelihara kucing kini tidak lagi dipandang sekadar hobi atau aktivitas pengisi waktu luang. Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kehadiran kucing di rumah dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik maupun mental pemiliknya.Interaksi sederhana seperti membelai, bermain, hingga merawat kucing dalam keseharian ternyata mampu memicu respons biologis dalam tubuh manusia. Respons ini berkaitan dengan hormon, sistem saraf, hingga kondisi psikologis yang lebih stabil.Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga mendapatkan manfaat serupa. Bahkan, paparan terhadap hewan peliharaan sejak usia dini disebut mampu membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Berikut tujuh manfaat memelihara kucing yang telah dibuktikan secara ilmiah:Menurunkan Tekanan DarahSejumlah penelitian menunjukkan bahwa pemilik hewan peliharaan, termasuk kucing, cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Studi di Australia terhadap 5.741 responden menemukan bahwa efek ini tetap terlihat meskipun faktor lain seperti kondisi ekonomi dan indeks massa tubuh telah diperhitungkan.Penurunan tekanan darah ini diyakini berkaitan dengan efek relaksasi yang muncul saat seseorang berinteraksi dengan hewan peliharaan. Aktivitas seperti membelai kucing dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi respons tubuh terhadap stres.Dalam jangka panjang, kondisi ini berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular yang lebih baik dan menurunkan risiko komplikasi akibat hipertensi.Mengurangi Stres dan KecemasanKontak fisik dengan kucing, seperti mengelus atau memeluk, dapat merangsang produksi endorfin, hormon yang berperan dalam meningkatkan perasaan bahagia dan mengurangi rasa sakit. Hal ini membuat pemilik kucing cenderung merasa lebih rileks setelah berinteraksi dengan hewan peliharaan mereka.Selain itu, aktivitas bermain dengan kucing juga memberikan distraksi positif dari tekanan sehari-hari. Rutinitas merawat kucing, seperti memberi makan atau membersihkan, turut menciptakan struktur aktivitas yang membantu menjaga stabilitas emosional.Efek kombinasi ini membuat kehadiran kucing sering dimanfaatkan dalam pendekatan terapi untuk membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan.Menekan Risiko Penyakit JantungPenelitian dari University of Minnesota mengungkapkan bahwa individu yang tidak memelihara kucing memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 30-40% lebih tinggi dibandingkan mereka yang memelihara kucing. Studi ini dilakukan selama satu dekade terhadap lebih dari 4.000 partisipan.Efek perlindungan ini diduga berasal dari kombinasi beberapa faktor, seperti penurunan tekanan darah, berkurangnya stres, serta peningkatan kesejahteraan emosional. Semua faktor tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.Dengan kata lain, kehadiran kucing di rumah tidak hanya memberikan kenyamanan emosional, tetapi juga berpotensi menjadi faktor protektif terhadap penyakit kronis.Membantu Anak dengan AutismeInteraksi dengan hewan peliharaan, termasuk kucing, terbukti dapat meningkatkan kemampuan sosial pada anak dengan autisme. Penelitian dari University of Missouri menemukan adanya peningkatan interaksi sosial yang signifikan ketika anak-anak tersebut berinteraksi dengan hewan.Kucing dinilai memiliki karakter yang relatif tenang dan tidak terlalu menuntut, sehingga cocok untuk membantu anak-anak membangun rasa percaya diri dalam berinteraksi. Hubungan ini sering kali berkembang menjadi ikatan emosional yang kuat.Orang tua dalam penelitian tersebut juga melaporkan adanya peningkatan kualitas hubungan dalam keluarga, karena kehadiran kucing membantu menciptakan suasana yang lebih hangat dan suportif.Meredakan Nyeri Otot dan SendiSalah satu hal unik dari kucing adalah suara dengkurannya atau purring. Frekuensi suara ini berada pada kisaran 20-140 Hz, yang dalam beberapa penelitian dikaitkan dengan efek terapeutik bagi tubuh manusia.Getaran dari purring dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan, serta meredakan nyeri pada tulang, otot, dan sendi. Meski masih terus diteliti, temuan ini membuka potensi manfaat biologis yang cukup menarik.Bagi pemilik kucing, momen ketika kucing mendengkur di dekat tubuh bisa menjadi pengalaman relaksasi yang sekaligus memberi efek pemulihan secara alami.Menjaga Kesehatan MentalInteraksi dengan kucing diketahui dapat meningkatkan kadar oksitosin, yaitu hormon yang berperan dalam membangun rasa kedekatan dan kenyamanan. Hormon ini sering dikaitkan dengan perasaan bahagia dan ikatan emosional.Penelitian oleh Allen et al. (2020) juga menunjukkan bahwa bermain dengan kucing dapat menurunkan kadar kortisol, hormon stres dalam tubuh. Penurunan ini berbanding lurus dengan berkurangnya tingkat kecemasan dan meningkatnya rasa rileks.Dalam konteks kesehatan mental, kehadiran kucing dapat menjadi sumber dukungan emosional yang konsisten, terutama bagi individu yang tinggal sendiri atau mengalami tekanan psikologis.Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh AnakPaparan terhadap hewan peliharaan sejak usia dini, termasuk kucing, dikaitkan dengan peningkatan sistem imun pada anak. Anak-anak yang tumbuh bersama hewan peliharaan cenderung lebih tahan terhadap infeksi dan gangguan pernapasan.Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh "terlatih" menghadapi berbagai mikroorganisme sejak dini. Paparan tersebut membantu tubuh mengenali dan merespons ancaman dengan lebih efektif.Selain itu, risiko alergi juga disebut lebih rendah pada anak yang terbiasa berinteraksi dengan hewan peliharaan, menjadikan kucing sebagai bagian dari lingkungan yang mendukung kesehatan jangka panjang.Artikel Selengkapnya: www.cnbcindonesia.com

Baca Artikel âž”
Micro Pig, Hewan Tercerdas Keempat di Dunia mulai Digemari di Bali
article
19 May 2026

Micro Pig, Hewan Tercerdas Keempat di Dunia mulai Digemari di Bali

DENPASAR, BALI EXPRESS - Micro Pig atau yang dikenal dengan Teacup saat ini menjadi salah satu pilihan hewan peliharaan. Micro Pig ini sebelumnya sudah menjadi tren binatang peliharaan di luar negeri. Dan kini si babi berukuran mungil ini sudah dikembangbiakkan di Bali.Bentuknya yang mungil serta menggemaskan, membuat babi kecil ini mulai banyak diminati oleh pecinta hewan. Bila dilihat, para pecinta Teacup ini kerap membuatkan tempat tidur atau tempat tinggal lengkap dengan kasur dan selimut layaknya tempat tidur manusia.Pemilik Kios Reptile Plus Plus, Herma Ali Sutopo menjelaskan Micro Pig atau Teacup ini merupakan babi hasil rekayasa genetika dari babi yang besar. Walaupun berukuran mini, babi ini juga dapat mebesar. Namun tidak sebesar babi pada umumnya. “Ini memang dibuat dengan ukuran kecil. Bisa membesar juga tapi tidak seukuran babi pada umumnya. Micro Pig punya ukuran maksimal mencapai 80 cm sampai 90 cm dan berat maksimal 15 kilogram,” ungkapnya.Pria yang akrab disapa Herman Lii ini juga menjelaskan, babi-babi yang dijualnya itu didapatkan dari Surabaya. Kemudian ia ternakkan kembali. Ia pun sudah menekuni hobi ini sejak setahun lalu. “Sudah dari setahun lalu. Awalnya saya ambil dari Surabaya. Saya pelihara, dan saya ternakkan. Terus banyak yang datang untuk minta foto saja. Dari sana saya berinisiatif untuk menjualnya. Karena memang sudah mulai diminati juga. Sebelum corona, banyak wisatawan yang minat. Biasanya datang kesini. Kalau sekarang belum ada karena cukup mahal juga sih,” ujarnya.Untuk Micro Pig yang berusia 3 bulan, Herman mematok harga Rp 6 juta hingga Rp 12 juta tergantung warnanya. “Kalau yang babi pink itu bisa lebih mahal. Tergantung warnanya juga.karena kan dia lebih lucu, lebih terlihat bersih, lebih manis, lebih menggemaskan juga. Jadi hargaya lebih mahal daripada yang hitam atau hitam pink,” kata dia.Herman Lii juga mengakui, Micro Pig atau Teacup ini merupakan spesies terpintar keempat di dunia setelah manusia, kera dan lumba-lumba. Bahkan hewan ini memiliki daya ingat yang cukup tinggi.“Mereka ini hewan cerdas. Tapi harus dilatih dari kecil. Kalau sudah besar agak susah buat ngelatihnya. Dia bahkan bisa ingat siapa perawatnya walaupun sudah diadopsi oleh orang lain. Cara melatihnya tidak susah. Cukup berikan nama, sering-serig dipanggil dengan namanya. Mereka akan ingat. Contoh saya punya indukan, sudah lama tidak ketemu saya. saat bertemu saya panggil namanya Piggy, dia lagsung lari ke arah saya tanpa rewel atau galak. Itu karena mereka masih mengingat saya,” paparnya.Untuk perawatan babi ini juga tidak susah. Layaknya peliharaan hewan rumahan lainnya, Micro Pig cukup dibersihkan dengan cara memandikannya dengan air bersih, setelah itu dikeringkan dengan cara di lap. Pakannya pun tidak diberikan sayur atau nasi. Cukup kosentrat untuk menjaga kotoran agar tidak bau. “Kalau dikasi makan sayur dan nasi atau yang lainnya kotorannya pasti bau. Makanya dikasih kosentrat saja. Nanti kotorannya seperti kotoran kambing. Bulat, padat, hitam dan tidak berbau,” tambahnya.Artikel Selengkapnya: Baliexpress.jawapos.com

Baca Artikel âž”
Jakarta International Pet Show 2026 bersama Fenice dan Anver’s Hadirkan Konsep Baru, Jawab Tren Gaya Hidup Paw-rents
press-release
07 May 2026

Jakarta International Pet Show 2026 bersama Fenice dan Anver’s Hadirkan Konsep Baru, Jawab Tren Gaya Hidup Paw-rents

Jakarta, 18 April 2026 – Tren gaya hidup bersama hewan peliharaan di Indonesia memasuki fase baru. Tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan dasar, aktivitas bersama hewan peliharaan kini menjadi bagian dari identitas sosial dan gaya hidup urban. Fenomena pet humanization yang terus berkembang turut mendorong perubahan ini, di mana hewan peliharaan diposisikan sebagai bagian dari keluarga sekaligus partner dalam aktivitas sehari-hari. Mengikuti fenomena tersebut, PT Mavic Dyandra Internasional berkolaborasi dengan Fenice dan Anver’s menghadirkan Groom & Rally Special Activity Dog Yoga di Commune Courts sebagai bagian dari rangkaian menuju Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026. Aktivitas ini menjadi salah satu highlight dalam rangkaian Groom & Rally, yang juga menghadirkan pertandingan padel serta layanan grooming profesional, sekaligus menjadi ruang interaksi bagi para paw-rents. Mengusung konsep “You Play, We Groom”, Dog Yoga Session dihadirkan sebagai pengalaman interaktif yang memungkinkan para paw-rents membangun kedekatan dengan hewan kesayangannya dalam suasana santai dan penuh energi positif. Pemilik Fenice sekaligus penyelenggara acara, Felicia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk adaptasi terhadap kebutuhan pet owners masa kini yang semakin mengedepankan kenyamanan dan kualitas pengalaman. “Kami melihat bahwa kebutuhan pemilik hewan peliharaan saat ini semakin berkembang, tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga pengalaman. Melalui Groom & Rally, kami ingin menghadirkan konsep yang memungkinkan pemilik tetap aktif, sekaligus memastikan hewan peliharaan mereka mendapatkan perawatan yang optimal,” ujarnya. Sebagai sponsor kegiatan, PT Mavic Dyandra Internasional turut menghadirkan Dog Yoga Session sebagai bagian dari rangkaian menuju JIPS 2026. Project Manager JIPS 2026, Hafiizh Purnomo, menyampaikan bahwa kehadiran aktivitas ini merepresentasikan tren baru dalam interaksi antara pemilik dan hewan peliharaan. “Kami melihat bahwa pemilik hewan peliharaan saat ini tidak hanya mencari layanan, tetapi juga aktivitas yang dapat memperkuat kedekatan dengan hewan kesayangannya. Melalui Dog Yoga Session, kami ingin menghadirkan pengalaman interaktif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkuat bonding antara pemilik dan hewan peliharaan,” ujarnya. Keseruan Groom & Rally Special Activity Dog Yoga terasa melalui sesi yang dipandu oleh instruktur dari Beyond Bliss, menghadirkan suasana santai dan penuh energi positif bagi para paw-rents dan anjing peliharaannya. Acara ini diikuti oleh puluhan anggota komunitas pecinta anjing, menciptakan suasana yang hangat dan penuh antusiasme sepanjang sesi berlangsung. Salah satu peserta, Melinda, mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan perspektif baru dalam berinteraksi dengan hewan peliharaannya. “Acaranya seru dan challenging banget. Banyak gerakan (yoga) yang unexpected. Anabulku juga seneng karena banyak ketemu temen-temen baru,” ujarnya. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, acara ini juga menghadirkan Padel Fun Match yang ditutup dengan pengumuman pemenang di akhir acara. Jakarta International Pet Show 2026 sendiri akan diselenggarakan pada 3–5 Juli 2026 di NICE PIK 2, menghadirkan berbagai program menarik mulai dari pameran, workshop, kompetisi, hingga aktivitas interaktif lainnya bagi para pecinta hewan peliharaan. Masyarakat dan komunitas pecinta hewan dapat hadir untuk turut merasakan pengalaman yang lebih lengkap dan inspiratif. Untuk informasi terbaru, kunjungi dan ikuti akun Instagram resmi JIPS di @jips_id.

Baca Artikel âž”
Pentingnya Ketepatan Memberi Makan Hewan Peliharaan
article
03 May 2026

Pentingnya Ketepatan Memberi Makan Hewan Peliharaan

JAKARTA - Dokter hewan Neno menjelaskan, anabul adalah keluarga. Namun, sebagai dokter hewan, ia menekankan pentingnya pencegahan penyakit dengan pemberian pakan yang tepat.Ia menyebut, menjadi seorang Smart Protector berarti memilih pakan yang didasarkan pada riset mendalam dan hasil klinis yang terukur. Menurutnya, hal tersebut bisa dilakukan dengan pemberian pakan Cleo Functional.“Pakan tersebut sudah sesuai standar baru perawatan premium yang bisa terlihat nyata perubahannya pada kualitas hidup kucing," ujar Neno, dalam keterangannya, Minggu, 3 Mei.Sementara itu, Erwin Hartawan, Chief Commercial Officer (CCO) CPPETINDO, menegaskan visi strategis di balik inovasi ini. Menurutnya, pihaknya sering mendengar keluhan seperti kulitnya bermasalah, bulunya rontok, lalu pup-nya bau, berat badan tidak terkendali (terutama untuk kucing full indoor)."Hal-hal seperti itu yang akhirnya menjadi referensi kita untuk meluncurkan produk terbaru hari ini untuk melengkapi produk Cleo yang sebelumnya telah ada," ujar Erwin.Produk CPPETINDO hadir untuk menjawab masalah utama yang sering terjadi pada kucing indoor. Masalah cuaca seperti panas yang terjadi akhir-akhir ini akan menyebabkan pencinta anabul makin sering meletakkan kucing mereka di dalam rumah saja sehingga berpotensi besar mengakibatkan overweight bagi anabul."3 varian Cleo functional yang kami luncurkan hari ini menjawab kebutuhan tersebut, untuk menjaga kesehatan anabul, juga termasuk masalah urinary," tambah Erwin.Cleo Functional dikembangkan dengan teknologi inovatif Purrfect Shield Plus yang dirancang untuk memberikan perlindungan sempurna serta mendukung sistem imun melalui kandungan Nukleotida untuk regenerasi sel.Inovasi ini memastikan kucing tetap makan dengan lahap (palatability lock) meskipun sedang mengonsumsi pakan dengan fungsi khusus. Melalui peluncuran ini, CPPETINDO mempertegas dedikasinya dalam menyediakan nutrisi unggulan yang rasional bagi seluruh pecinta kucing di Indonesia.Artikel Selengkapnya: VOI.id

Baca Artikel âž”