JIPS - Jakarta International Pet Show

Back to News
article

02 Jul 2026

Kenapa Anjing Tidak Mau Makan? Ini Penyebabnya

Kenapa Anjing Tidak Mau Makan? Ini Penyebabnya

Pada kondisi normal, anjing biasanya antusias saat jam makan tiba dan langsung melahap isi mangkuknya. Namun, ada kalanya mereka terlihat lesu, nggak bersemangat, dan sama sekali enggan menyentuh makanannya. Terus, kenapa anjing tidak mau makan, ya?

Bagi kamu yang merawat anjing di rumah, melihat anabul kesayangan tiba-tiba menolak makanan tentu bikin panik dan khawatir. Meskipun sebetulnya nggak selalu menandakan ia mengidap penyakit serius, kondisi ini nggak boleh diabaikan, apalagi kalau terjadi berhari-hari.

Ternyata, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan nafsu makan anjing menurun. Nah, artikel ini sudah merangkumnya dengan rinci, lengkap dengan cara mengatasinya. Yuk, langsung saja simak sampai akhir biar anabul kembali lahap!

Mengetahui akar permasalahan adalah langkah pertama yang penting sebelum mengambil tindakan penanganan untuk peliharaanmu.

Ada banyak faktor yang bisa jadi pemicu, mulai dari kondisi medis hingga faktor emosional. Berikut adalah beberapa penyebab umum kenapa anjing tidak mau makan yang perlu kamu perhatikan.

  1. Penyakit Gigi dan Gusi
    Sama halnya dengan manusia, anjing juga bisa mengalami sakit gigi atau radang gusi yang membuat mereka merasa kesakitan saat mengunyah makanan.
    Masalah seperti gigi berlubang, gusi bengkak, atau infeksi di area mulut otomatis akan menurunkan nafsu makan mereka.
    Biasanya, ciri awal yang mudah dikenali adalah anjing menghindari makanan kering, mengunyah hanya pada satu sisi mulut, munculnya bau napas yang nggak sedap, dan terus menerus meneteskan liur.
  2. Masalah Pencernaan
    Gangguan pada sistem pencernaan seperti radang lambung atau peradangan pankreas juga sering menjadi alasan kenapa anjing tidak mau makan.
    Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, tak sengaja menelan benda asing, atau intoleransi terhadap bahan makanan tertentu.
    Selain menolak makan, anjing biasanya tampak lesu, muntah, diare, atau menunjukkan tanda-tanda nyeri saat bagian perutnya disentuh.
  3. Pola atau Jadwal Makan Berubah
    Anjing termasuk hewan yang menyukai rutinitas. Perubahan jam makan, porsi, atau jenis makanan secara mendadak dapat membuatnya bingung sehingga nafsu makan menurun.
    Begitu pula ketika kamu mengganti merek makanan tanpa proses adaptasi. Aroma, rasa, maupun tekstur yang berbeda sering kali membuatnya enggan menyentuh makanan barunya.
    Karena itu, lakukan perubahan secara bertahap selama beberapa hari agar sistem pencernaan dan kebiasaannya bisa menyesuaikan.
  4. Stres atau Gangguan Emosional Lainnya
    Tahukah kamu kalau anjing sensitif banget terhadap perubahan yang ada di sekitarnya? Perubahan besar seperti pindah rumah, kedatangan hewan paraan baru, atau suara keras bisa memicu stres dan kecemasan.
    Nggak cuma itu, anjing juga punya empati tinggi karena bisa merasakan kondisi emosional pemiliknya, sehingga ketika kamu sedang stres atau sedih, mereka juga bisa ikut merasakannya dan menolak makan. Selain emoh makan, anjing yang stres biasanya terlihat lebih pendiam, sering bersembunyi, dan tidur lebih lama.
  5. Jauh dari Pemilik
    Anjing cenderung punya ikatan emosional yang kuat dengan pemilik dan lingkungannya. Ketidakhadiran sosok yang biasa membelai dan merawat mereka setiap hari bisa memancing kecemasan perpisahan.
    Banyak kasus anjing mogok makan saat ditinggal pergi berhari-hari, dan baru mau makan dengan lahap ketika pemiliknya sudah kembali pulang ke rumah.
  6. Efek Samping Obat dan Vaksin
    Anjing yang tengah menjalani pengobatan tertentu juga bisa mengalami penurunan nafsu makan. Beberapa jenis antibiotik, obat antinyeri, ataupun obat untuk penyakit kronis dapat menimbulkan efek samping berupa mual, gangguan pencernaan, atau perubahan indra penciuman sehingga membuatnya kurang tertarik pada makanan.
    Selain obat, vaksinasi juga menyebabkan nafsu makan berkurang untuk sementara sebagai respons normal tubuh dalam membentuk kekebalan.
  7. Bosan dengan Makanannya
    Sama seperti manusia, anjing juga bisa bosan kalau terus-menerus mengonsumsi menu yang sama. Rasa, aroma, dan tekstur makanan yang nggak pernah berubah membuatnya kehilangan minat makan, terutama kalau ia memang cenderung pemilih.
    Meski begitu, bukan berarti kamu harus mengganti makanannya setiap hari. Sebaiknya lakukan variasi sesekali. Misalnya kalau ia sering melahap wet food, coba pakani dengan dry food atau beri topping lain yang aman dan menarik.
  8. Kualitas dan Rasa Makanan Kurang Cocok
    Selain bosan, kualitas makanan juga berpengaruh terhadap hasrat makan anjing. Pakan yang sudah terlalu lama disimpan, kedaluwarsa, atau berbau aneh biasanya bakal langsung ditolak karena penciuman anjing sangat tajam.
    Di sisi lain, nggak semua anjing suka jenis protein atau rasa yang sama. Ada yang lebih doyan olahan daging sapi, sementara yang lain memilih ayam. Karena itu, pastikan makanan yang diberikan selalu segar, kandungan nutrisinya lengkap, dan sesuai preferensi anabulmu.
  9. Terlalu Banyak Ngemil
    Menyuguhi camilan sebagai hadiah memang boleh dilakukan, tapi jumlahnya perlu dibatasi. Kalau anjing terlalu banyak dapat treats, ia bakal merasa kenyang sehingga enggan menghabiskan menu utamanya.
    Kebiasaan ini pun berisiko bikin asupan nutrisi nggak seimbang. Idealnya, camilan hanya diberikan sebagai selingan atau bentuk apresiasi saat latihan, bukan pengganti makanan utama.
  10. Berada di Tempat Baru
    Perjalanan jauh, pindah rumah, atau menginap di tempat baru juga bisa bikin anjing kehilangan selera makan. Lingkungan yang asing memicu rasa cemas, sehingga ia butuh waktu beradaptasi sebelum kembali makan dengan normal.
    Biasanya masalah ini membaik setelah anjing mulai mengenali lingkungan sekitarnya. Selama masa adaptasi, usahakan jadwal makan tetap teratur dan sediakan area makan yang tenang biar ia nyaman.
  11. Dehidrasi
    Asupan cairan yang kurang, misalnya karena cuaca panas atau aktivitas fisik berlebih, nggak hanya memicu dehidrasi yang pada akhirnya berdampak pada merosotnya gairah makan anjing peliharaanmu.
    Saat ia kekurangan cairan, tubuhnya bakal lemas, pencernaannya melambat, dan nggak tertarik sedikit pun pada makanan yang disajikan. Jadi, pastikan ketersediaan air minum yang bersih dan segar selalu tersedia di dekatnya.

Cara Mengatasi Anjing Tidak Mau Makan

Setelah mengenali apa saja faktor pemicunya, kamu tentu harus segera mengambil langkah solutif agar anabul kesayangan bisa kembali sehat, aktif, dan ceria.

Jangan biarkan kondisi ini berlarut-larut tanpa penanganan yang tepat. Berikut adalah beberapa cara efektif dan praktis yang bisa kamu terapkan di rumah.

  1. Berikan Makanan Berkualitas dan Bervariasi
    Cara pertama yang paling mudah dilakukan adalah mengevaluasi kembali menu harian mereka dengan menyajikan variasi yang lebih menarik.
    Salah satunya, kamu mencampur makanan basah dan kering untuk memperkaya tekstur. Pastikan juga kamu memilih pakan yang kaya akan nutrisi dan vitamin agar energi mereka cepat pulih.
  2. Jadwalkan Pemberian Makan dengan Teratur
    Membangun rutinitas makan yang disiplin penting buat menjaga kesehatan fisik dan mental anjing. Cobalah untuk membagi porsi makan mereka menjadi dua atau tiga kali sehari pada jam yang sama setiap harinya.
    Dengan jadwal yang teratur, sistem pencernaan anjing akan terbiasa dan mereka bakal secara alami merasa lapar saat waktu makannya tiba.
  3. Pastikan Kebutuhan Air Minum Terpenuhi
    Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, dehidrasi adalah salah satu pemicu menghilangnya nafsu makan anjing. Oleh karena itu, pastikan selalu menyediakan air minum bersih di sekitar mereka, termasuk saat bepergian.
  4. Bangun Kedekatan dengan Ajak Bermain dan Temani saat Makan
    Stres bisa muncul saat anjing kurang mendapat perhatian dari sosok pemiliknya. Untuk mengatasi hal ini, cobalah luangkan waktu khusus untuk duduk menemani mereka saat menyantap makanannya.
    Selain itu, sempatkan juga buat mengajaknya bermain lempar tangkap di halaman rumah guna membakar energi, melepaskan stres, dan merangsang rasa lapar.
  5. Perhatikan Kesehatan Tubuh dan Kebersihan Lingkungannya
    Langkah terakhir yang nggak kalah penting, pastikan lingkungan tempat tinggal dan tubuh anjing selalu dalam kondisi bersih. Area makan yang kotor dan berbau bikin anjing merasa enggan mendekat.
    Selain rutin membersihkan kandang, perhatikan juga kebersihan area mata, hidung, telapak kaki, dan mulut anjing agar terbebas dari bakteri jahat pemicu berbagai penyakit pencernaan.