24 Jul 2026
17 Jenis Hewan Peliharaan Kecil yang Mudah Dirawat
Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga pada umumnya menyukai binatang yang lucu dan menggemaskan.
Sebenarnya, ketika anak mampu untuk menyayangi hewan peliharaan, secara tidak langsung hal ini juga meningkatkan kemampuan afeksi anak.
Karena ia akan belajar bagaimana untuk tidak menyakiti ‘temannya’ itu dan belajar merawatnya.
Sebagai permulaan, sebaiknya pilihkan hewan peliharaan kecil terlebih dahulu untuk anak.
Lalu, ajari ia untuk merawat dan bertanggungjawab terhadap peliharaannya.
Apa saja pilihan hewan peliharaan yang bisa coba dipilih? Yuk, simak lebih lanjut!
Pilihan Hewan Peliharaan Kecil untuk Anak
Memiliki hewan peliharaan dapat menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak.
Selain menjadi teman yang setia, hewan peliharaan juga dapat mengajarkan anak tentang tanggung jawab, empati, dan kepedulian terhadap makhluk hidup lain.
Namun, tidak semua hewan cocok untuk anak-anak, terutama yang masih kecil.
Berikut ini beberapa pilihan hewan peliharaan kecil untuk anak:
1. Hamster
Selain kecil, hewan ini juga tidak memerlukan ruang besar dan mudah dirawat.
Selain itu, anak-anak dapat belajar tentang tanggung jawab dengan memberi makan, membersihkan kandang, dan memberikan perhatian ekstra kepada hamster.
2. Kelinci Mini
Mereka lebih mudah dijinakkan daripada jenis kelinci lainnya, sehingga cocok untuk anak-anak yang ingin berinteraksi langsung dengan hewan peliharaan mereka.
3. Ikan Guppy
Hewan peliharaan kecil ini tidak memerlukan banyak perhatian langsung.
Namun, tetap menawarkan hiburan dan keindahan visual yang menyenangkan bagi anak-anak.
4. Anjing Chihuahua
Ini adalah hewan yang setia, ceria, dan mudah diurus.
Namun, pastikan untuk memilih Chihuahua yang memiliki sifat tenang dan ramah terutama jika ada anak-anak kecil di rumah.
5. Kucing Persia
Sifatnya cukup tenang, lembut, mudah diajak bermain, dan suka berada di dalam ruangan, sehingga cocok untuk teman bermain Si Kecil di rumah.
6. Burung Lovebird
Mereka dapat menjadi teman bermain yang menyenangkan bagi anak-anak, terutama jika burung tersebut sudah terbiasa dengan manusia sejak kecil.
7. Iguana Kecil
Hewan reptil mungkin bisa sedikit rumit, seperti perlu lingkungan yang sesuai dan makanan yang tepat.
Namun dengan perawatan yang tepat, iguana dapat menjadi hewan peliharaan yang menarik dan menyenangkan untuk dipelihara.
8. Hamster Dwarf
Mereka cocok untuk anak-anak yang ingin bermain lebih aktif dengan hewan peliharaan.
9. Sugar Glider
Mereka adalah hewan yang sosial dan menyukai interaksi, tapi memerlukan perawatan khusus.
10. Ikan Neon Tetra
Ikan jenis ini cocok untuk akuarium kecil dan dapat memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak dalam mengamati kehidupan akuatik.
11. Kura Kura Telinga Merah
Mereka bisa dipelihara di dalam ruangan atau di kolam luar ruangan, asalkan disimpan dalam suhu yang agak hangat.
Jika memutuskan untuk memelihara di dalam ruangan, pilih akuarium berukuran besar, dengan pencahayaan UV dan sistem penyaringan air yang tepat.
Mereka bisa tumbuh cukup besar dan membutuhkan ruang untuk menjelajah karena cukup aktif.
12. Ikan Cupang
Salah satu jenis ikan yang banyak dipelihara adalah jenis cupang.
Selain memiliki warna yang menarik, ikan cupang juga mudah sekali untuk dirawat.
Kamu hanya perlu menguras akuarium dan memberi makan satu sampai dua kali dalam seminggu.
Untuk perawatan lainnya, seperti obat atau vitamin juga tidak terlalu mahal.
13. Anjing Teacup
Sesuai dengan namanya, anjing ini memang memang memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu sebesar teko teh.
Anjing yang dikembangbiakkan dengan rekayasa genetika ini tidak dapat tumbuh besar seperti jenis anjing normal pada umumnya.
Berat anjing ini sekitar 1,5 hingga 3 kilogram, sehingga kamu yang tinggal di apartemen akan lebih mudah untuk merawatnya.
14. Guinea pig atau Tikus Belanda
Jika dilihat sekilas, binatang kecil ini sangat mirip dengan marmut, tetapi berbeda lho.
Perbedaan antara Guinea pig terdapat pada bagian dahi dan telinganya.
Guinea pig memiliki dahi yang agak menonjol dibandingkan dengan marmut.
Sementara bentuk telinganya menunduk ke depan dan tidak berdiri tegak seperti marmut atau hamster.
15. Landak Mini
Jika dibandingkan dengan jenis hewan peliharaan kecil lainnya, landak mini mungkin memiliki perawatan yang lebih rumit.
Hewan berduri ini rentan dengan penyakit sehingga harus memberikan perhatian ekstra agar tidak mudah terserang penyakit.
Kendati demikian, landak dapat memberikan dukungan emosional kepada pemiliknya dan juga membuat Si Kecil bahagia saat merawatnya.
16. Gerbil
Hewan ini mudah diberi makan dan cenderung tidak agresif terhadap tuannya.
Namun, saat memelihara hewan ini pastikan untuk tidak membawanya ke tempat terbuka karena jika terlepas dari tangan, mereka akan berlarian dengan cepat.
17. Leopard Gecko
Bentuk tubuhnya mungil, corak kulitnya unik dengan bintik-bintik menyerupai macan tutul, dan gerakannya tenang sehingga aman untuk diamati anak-anak.
Ukurannya rata-rata hanya sekitar 18–25 cm, jadi tidak membutuhkan ruang yang luas.
Perawatannya juga relatif mudah.
Gecko tidak perlu dimandikan atau sering disentuh, cukup ditempatkan di terrarium kecil dengan alas pasir atau batu, serta lampu pemanas untuk menjaga suhu tubuhnya.
Makanannya berupa serangga kecil seperti jangkrik atau ulat hongkong yang bisa dengan mudah didapat.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Anak Ingin Memiliki Hewan Peliharaan
Selain dapat menjadi teman setia, hewan peliharaan juga dapat mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab dan kepedulian.
Namun, sebelum memutuskan untuk mengizinkan anak memiliki hewan peliharaan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu:
- Pilih Jenis Hewan yang TepatJenis hewan peliharaan yang cocok untuk Si Kecil haruslah yang sesuai dengan lingkungan dan kemampuan merawatnya. Pilih hewan peliharaan kecil jika anak masih kecil. Namun, jika anak sudah lebih besar dan paham arti tanggung jawab, bisa pilih hewan yang lebih besar.
- Siapkan Ruang yang TepatSebelum membawa hewan peliharaan pulang, pastikan telah menyiapkan ruang yang sesuai untuknya.Tempatkan kandang, sangkar, atau tempat tidur yang nyaman dan aman untuk hewan tersebut.Jangan lupa untuk menyediakan tempat makan dan minum yang mudah dijangkau oleh anak.
- Ajarkan Tanggung Jawab pada AnakMemiliki hewan peliharaan berarti tanggung jawab harus diajarkan kepada anak.Anak-anak harus belajar tentang pentingnya memberi makan, memberikan air, dan membersihkan kandang atau lingkungan hewan peliharaan mereka.Ini akan mengajarkan mereka nilai-nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap makhluk hidup.
- Lakukan Riset Bersama AnakSebelum memutuskan jenis hewan apa yang akan dipelihara, lakukan riset dan diskusi bersama dengan Si Kecil.Pelajari tentang kebutuhan perawatan, makanan, dan karakteristik unik dari hewan tersebut.Ini adalah kesempatan untuk mengajarkan anak tentang berbagai jenis hewan dan lingkungan alaminya.
- Perhatikan AlergiPastikan untuk memeriksa apakah Si Kecil memiliki alergi terhadap hewan tertentu sebelum memutuskan untuk memeliharanya.Beberapa anak mungkin alergi terhadap bulu atau protein tertentu dalam air liur atau kulit hewan.Jika Si Kecil memiliki riwayat alergi, konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan jenis hewan peliharaan.
- Jaga Kesehatan Hewan PeliharaanPastikan untuk membawa hewan peliharaan secara rutin ke dokter hewan untuk pemeriksaan dan vaksinasi yang tepat.Jika Si Kecil ingin memiliki hewan eksotis, pastikan memahami persyaratan khusus untuk merawat jenis hewan tersebut.
- Ciptakan Hubungan yang BaikAjarkan anak bagaimana cara berinteraksi dengan hewan peliharaan dengan baik dan penuh kasih sayang.Dorong anak untuk selalu bersikap lembut dan menghormati hewan.Ini akan membangun hubungan yang kuat antara anak dan hewan peliharaan, sehingga keduanya dapat saling memahami dan merasa nyaman satu sama lain.
- Hindari KekerasanAnak-anak harus diajarkan untuk tidak menggunakan kekerasan terhadap hewan peliharaan.Jangan biarkan mereka menarik ekor, telinga, atau melakukan tindakan kasar lainnya terhadap hewan.Jika Si Kecil menunjukkan perilaku agresif terhadap hewan, segera koreksi dan jelaskan mengapa itu tidak benar.
- Awasi Interaksi dengan Hewan LiarJika Si Kecil ingin berinteraksi dengan hewan liar seperti burung, tupai, atau kelinci liar, pastikan untuk mengawasinya dengan cermat.Ajarkan anak tentang pentingnya menjaga jarak aman dan tidak mengganggu hewan liar dalam habitat alaminya.Memilih hewan peliharaan kecil untuk anak-anak adalah keputusan penting yang harus dipertimbangkan dengan matang.Setiap hewan memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga penting untuk memilih yang sesuai dengan gaya hidup dan lingkungan keluarga.
Jadi, manakah hewan peliharaan kecil yang akan dipilih untuk menemani Si Kecil di rumah?